Breaking News

TUTORIAL BLOG

Selasa, 14 Maret 2017

Kuliah Umum BKI Semester Genap TA. 2016/2017

Kuliah Umum pada Semester Genap 2016/2017 kali ini menghadirkan Pak Cah sapaan akrab Cahyadi Takariawan, S.Si. Apt. Seorang sosok yang terkenal menekuni jalan sunyi (memberikan konseling keluarga kepada siapa saja yang membutuhkan tanpa dibayar terhadap konseling yang dilakukan) sebagai konselor keluarga di Jogja Family Center. Beliau juga telah menulis buku-buku konseling keluarga lebih dari 40 judul (bisa ditemui di toko buku di seluruh Indonesia), konsepnya adalah wonderful Family, bagaimana memanejemen ketidakcocokan dalam rumah tangga, disamping sebagai motivator dan nara sumber hingga ke manca negara Autralian dan Singapura untuk memberikan materi dan pelatihan terkait konseling keluarga.


Beliau menyampaikan keprihatinannya terhadap angka perceraian yang setiap tahun terjadi peningkatan kuantitas perceraian di Indonesia, pertahun, sekitar 300.000 lebih, sehingga kalau dibuat rata-rata ada 40 pasutri yang sedang melakukan sidang percceraian setiap jamnya di Indonesia. berangkat dari inilah, setelah beliau mengikuti pelatihan ketahanan nasional, akhirnya beliau bersama istri mulai belajar bagaimana konseling keluarga. karena menurutnya ketahanan nasional ini harus dimulai dari ketahanan keluarga. akhirnya beliau membuat lembaga Jogja Family Center dan mengembangkannya sampai sekarang, bahkan dipercaya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk membuat modul Konseling Keluarga.

Menurutnya Wonderful Family adalah wujud dari Ketahanan Keluarga. Untuk mencapai Ketahanan Keluarga tersebut, dimulai dari Penyiapan, yakni pembekalan bagi calon pasangan suami istri (Konseling Pranikah) dan ini menjadi sentral konseling, karena lebih baik mencegah daripada mengobati (bukan datang ke konselor setelah mau bercerai). kedua, adalah pembinaan, yakni setiap keluarga harus diberi bimbingan dan arahan serta supervisi yang tepat dan benar tentang bagaimana mengelola ketidakcocokan. Ketiga, Pemberdayaan Keluarga, ini bagaimana memberdayakan keluarga agar mandiri dan menjadi basis perubahan dan perbaikan di masyarakat. memiliki ketahanan terhadap stres, caranya harus membuat Pintu Darurat dari Masalah (ini disepakati suami istri ketika sedang masa tidak konflik atau sedang romantisme). Keempat,Pencegahan Problem, adalah upaya harmonisasi keluarga dengan menyiapkan pintu darurat keluarga (dimana ini bisa dibuat kesepakan bersama pada saat masa romantisme) sehingga bisa mampu keluar dari konflik level pertama. Kelima, Penyelesaian Problem, keluarga harus mampu menyelesaikan permasalahannya sendiri, melalui bantuan media konseling dimanapun berada. Terakhir, adalah pemulihan, di sini harus ada upaya peningkatan resiliensi keluarga,disamping kesadaran penerimaan dari kedua belah pihak.

Begitulah sekelumit materi yang disampaikan dengan sangat lugas dan panjang lebar oleh beliau. bahkan lima penanya dari lima orang mahasiswa mendapat buku gratis beliau dengan judul (Wonderful Mariage, Wonderful Couple, Woundeful Husband, Wonderful Wife dan Wonderful Family).  tiga pertanyaan dari peserta angkatan 2016, khusunya terkait, bagaimana membuat pintu darurat keluarga (buat ketika pasangan tersebut dalam masa romantic atau di saat belum ada konflik), serta bagaimana melakukan konseling keluarga, sedangkan konselornya masih belum berkeluarga atau lebih muda usianya (jam terbang dan pendidikan akan membentuk kepercayaan diri dan keahlian). Dimana dan bagaimana harmonisasi keluarga itu bisa diciptakan. apa makna keluarga bagi Pak Cah (Family is not important thing but family is everything). Kemudian pertanyaan dari angkatan 2016 adalah bagaiman konseling keluarga bisa diterapkan di desa atau pelosok (ada program di BP 4 dan desa, hanya saja tidak maksimal). Bagaimana posisi anak jika orangtuanya berkonflik (anak bisa membawa atau mengkonsultasikan ke biro konseling atau Jogja Family Center).

Acara yang dihadiri oleh 200 lebih peserta dari angkatan 2015 dan 2016 Prodi BKI ini, berlangsung sejak jam 08.30 sampai 11.30. diawali oleh tayangan kegiatan HMPS dan 65 mahasiswa BKI kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Malaysia, hingga Performance nyayian dan puisi oleh mas Benny dkk (angkatan 2016). Kemudian agenda acara dipimpin MC mbak Azima Prismavera dan diawali oleh pembacaan Kalam Illahi oleh , kemudian dilanjutkan lagu Indonesia Raya dan Hymne UIN Sunan Kalijaga konduktornya si Tia Ningrung. kemudian sambutan pertama oleh Kaprodi BKI A. Said Hasan Basri, dilanjutkan sambutan dan pembukaan oleh Dekan Fakultas Dakwah Komunikasi Dr. Nurjannah, M.Si. akhirnya acara inti dimoderatori oleh Bapak Slamet, M.Si.




Read more ...

Kamis, 09 Maret 2017

Whorshop Pertama di 2017

Foto Bki Kalijaga.Foto Bki Kalijaga.PAda Tanggal 10 Februari 2017, merupakan agenda awal di Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam. pada saat itu diadakan Workshop Penyusunan RPS & Model Evaluasi Kurikulum Berbasis KKNI, sebagai modalitas utama untuk mengaplikasikan kurikulum baru dengan benar. Sekaligus untuk diimplementasikan pada semester ini.

Dr. Casmini, M.Si kita plot untuk menjelaskan berbagai hal terkait capaian pembelajaran dan RPS (Rencana Pembelajaran Semester), mulai dari pagi full sampai sore kita terlibat dalam diskusi yang seru, hingga akhirnya kita putuskan untuk menggunakan RPS model yang dibuat Bu Casmini serta membuat program exel untuk model penilaiannya.

Foto Bki Kalijaga.peserta yang dilibatkan dalam Workshop ini terdiri dari beberapa unsur, mulai dari Dosen, Stakholder, Alumni dan Mahasiswa.

Foto Bki Kalijaga.Adapun untuk format Capaian Pembelajaran yang mencakup empat aspek (Sikap, Pengetahuan, Keterampilan Umum, dan Keterampilan Khusus) berhasil kita capai. kemudian menyempurnakan Kurikulum Program BKI yang Berbasis KKNI (Kerangka Kurikulum Nasional Indonesia) dan BEr- SN DIKTI (Stantar Nasional Pendidikan Tinggi)

Foto Bki Kalijaga.
Adapun capaian pembelajaran yang menyangkut keempat aspek dalam KKNI tersebut, formulasinya menjadi 35 aspek secara total keseluruhan. kemudian ditindaklanjuti dengan penerjemahan ke Bahasa Inggris. karena aspek-aspek Capaian Pembelajaran tersebut harus masuk ke dalam SKPI.
Semoga semuanya bermanfaat. Dan terimakasih pada semua yang telah hadir.

Read more ...

International Conference III 2017


International conference yang ke tiga ini sebenarnya rencananya di UM (Universiti Malaya) karena kita sudah memiliki MOU antara UIN Sunan Kalijaga dengan UM Malaysia. akan tetapi karena kepadatan lalu lintas yang ada di Malaysia, sehingga pihak travel membatalkan. karena selepas conference dari USIM (Universiti Sains Islamic Malaysia) langsung conference di Kedubes RI di Kuala Lumpur. nah di sana selesai jam 16.30. mau melanjutkan ke UM jalanan padat, diperkirakan malam, dan hal ini tentu tidak mengenakkan kedua belah pihak. akhirnya di cancel, kebetulan pihak PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) di sana memaklumi situasinya, karena kita rombongan dua Bis sebanyak 65 orang.


Akhirnya perjalanan langsung menuju ke Thailand. hari Sabtu Jam 10.00 kita menginjakkan kaki di tananh Thailand di Perbatasan kota Sadao. setelah berkoordinasi seluruh anggota, jam 11.00 kita melanjutkan perjalanan menuju Hotel Ambassador, tempat kita menginap, tepatnya di Hat Yai. sebelum sampai di penginapan kita berhenti sejenak untuk membeli makanan dan souvenir khas Thailand di sebuah ruko khusus oleh-oleh. tepat jam 13.00 kita melanjutkan perjalanan, dan sampailah kita di kota Hat Yai di Hotel Ambassador. kita istirahat hingga malam. malamnya kita jalan-jalan ke pasar Asean pasar lokal Thailand yang dijadikan icon kota sebagai pusat belanja berbagai keperluan dan kuliner.



paginya barulah kita mulai mengatur schedule untuk melakukan kunjungan sekaligus conference ke Sogkhla University. dalam perjalanan menuju ke sana kita singgah lagi di Nora Plaza, sebuah supermarket yang menjual berbagai produk khas Thailand, dan singgah juga di pusat jajanan Khas Thailan. selanjutnya kita menuju Soghla University. sampai di sana sekitar jam 11.00, dan cuacanya sangat terik sekali. sampai di sana kita bertemu dengan beberapa mahasiswa Indonesia yang kuliah di sana. kita ngobrol berbagai hal terkait atmosphere akademik di sana. Kemudian setelah kurang lebih 1 jam akhirnya melanjutkan perjalanan ke Tangkuan Hill. sebuah puncak tertinggi di Songkhla, dimana untuk mencapai puncak tersebut kita naik lift dan bayar 35 Baht perorang. dari atas puncak kita bisa melihat pemandangan kota songkhla dan pantai. kurang lebih satu jam. Kemudian kita lanjutkan perjalanan menuju  Sleeping Buddha, dan Floating Market. hingga jam menunjukkan 17.30. kemudian melanjutkan perjalanan menuju Melaka Malaysia.

begitulah perjanan International Conference BKI selama 6 Hari di Malaysia dan Thailand. semoga tahun depan bisa lebih baik lagi dengan tempat yang berbeda serta suasana yang berbeda pula. mungkin di negara Asia lainnya, seperti Singapura, Brunai Darussalam, Taiwan dan Australia.
Read more ...

Rabu, 08 Maret 2017

DELEGASI MERAH PUTIH

Foto Bki Kalijaga.International Student Week Prodi BKI
Program tahunan yang jadi salah satu tradisi BKI yang sudah berjalan 3 tahun. Sejak Pak Bro Muhsin Kalida jadi Kajur, beliaulah yang menjadi pioner sekaligus penggagas program tahunan ini. Tujuannya sharing ke berbagai Perguruan Tinggi dunia, dan agar BKI melalui duta-duta mahasiswanya bisa go international. Beberapa negara yang telah dikunjungi adalah Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan dan China.
Foto Muhsin Kalida. Tahun ini akan terbang ke Malaysia & Thailand. Pada acara Technical Meeting Preparing to explore our neighbors, study of comparative and international conference in Thailand & Malaysia kemarin, beliau pribadi yang berkenan memberikan pembekalan pada peserta.
Awalnya kegiatan ini hanya diikuti oleh belasan Mahasiswa BKI. Tapi sekarang sudah puluhan, bahkan pesertanya berasal dari beberapa Perguruan Tinggi.
Foto Azima Prisma Vera. Kali ini program International Student Week diinisiasi oleh mahasiswa sendiri, yakni HMPS BKI yang dimotori mbak KHairun Nisa Sagala.
Rincian peserta terdiri dari 25 mahasiswa BKI dan selebihnya dari Prodi lain (IKS, MD dan KPI), serta dari Beberapa Fakultas di UIN Sunan Kalijaga (Saintek, Syariah, Adab, Febi dan Tarbiya). Bahkan beberapa juga dari UGM, UNY, UMY, UAD, dan AMIKOM. Sehingga total 63 orang.

Foto Azima Prisma Vera.Keenam Puluh Tiga Orang Tersebut didampingi oleh Kasekprodi BKI, setelah melakukan teknikal meeting, dan berpamitan kepada Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi akhirnya sampailah pada hari H Pemberangkatan ke Bandara Adi Sucipto pada jam 05.00 Pagi tanggal 2 Maret 2017, walaupun take off nya jam 07.30, tetapi karena personilnya banyak maka kita sudah harus mulai check in sepagi mungkin. dua jam berikutnya kita sampai di Bandara Kuala Lumpur dan langsung disambut oleh travel agent di sana dengan dua Bas Pesiaran (istilah Bis Pariwisata).



Foto Azima Prisma Vera.Foto A Said Hasan Basri.Dari bandara kita langsung meluncur ke Putrajaya sebagai pemanasan. ya Putrajaya adalah Pusat Pemerintahan Kerajaan Malaysia, yang sangat indah dengan gedung dan masjid Putrajaya yang eksotis. dari sana kita meluncur ke Petronas Twins Tower yang terkenal menjadi iconnya Malaysia, setelah satu jam kita kembali meluncur ke Dataran Merdeka dan Perpustakaan Nasional serta Gallery Kuala Lumpur, hingga malam menjelang. selanjutnya kita menginap di Home Stay daerah Syah Alam.

Foto A Said Hasan Basri.Foto Azima Prisma Vera.Pagi Harinya kita melakukan International Konference di Universitas Sain Islamic Malaysia dan Keduber Republik Indonesia di Kuala Lumpur. Adapun untuk di Universitas Malaya, kita kehabisan waktu karena sesak (istilah macet kata Melayu) sehingga harus dicancel. malamnya langsung meluncur ke perbatasan Thailand lewat darat. hingga menjelang shubuh kita sampai di Perbatasan. dari sana kita menuju ke penginapan, untuk selanjutnya keesokan harinya kita mau studi banding ke Soghla University dan mengunjungi tempat-tempat eksotis di Thailan Selatan, tepatnya di Hat Yai dan Sogkhla.

Foto Azima Prisma Vera.Hingga pada malam seninnya kita kembali ke Malaysia, kali ini melewati Malaka, dan kita singgah di kota bersejarah ini. kemudian malamnya langsung ke Kuala Lumpur Lagi, dan ke Bandara untuk Check In Pulang Ke Yogyakarta.
Read more ...

International Conference I 2017

Foto A Said Hasan Basri.Foto A Said Hasan Basri.International Conference between Bki Kalijaga Yogyakarta Indonesia and USIM (Universiti Saiins Islamic Malaysia) ini juga menjadi serangkaian dari agenda tahunan International Student Week PRodi BKI Yogyakarta. dimana tahun 2017 ini melakukan study comparative ke Malaysia dan Thailand pada 2-7 Maret 2017 lalu.
Foto A Said Hasan Basri.
Pada acara International Conference ini Kasekprodi BKI (A. Said Hasan Basri dan Nailul Falah) mendampingi langsung ke 63 Mahasiswa BKI yang dimotori oleh HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) BKI KHairun Nisa Sagala, di USIM kita diterima langsung oleh Ketua Persatuan Konseling Islam Bang Sofwan beserta kawan-kawan. sambutan mereka yang hangat sejak pintu gerbang kampus USIM, hingga ke aula pertemuan membuat kita sangat dihargai. 
Foto A Said Hasan Basri. 
Selama kurang lebih satu jam kita melakukan diskusi dan sharing terkait pengelolaan Laboratorium Konseling dan Metode Pembelajaran di USIM. kemudian selepas acara tersebut kita saling berbagi cindera mata.

Foto A Said Hasan Basri.Foto A Said Hasan Basri.After that, kita observasi laboratorium konselingnya (mereka kata makmal konseling). Waaw eloklah sangat lengkap sesuai standart internatonal. Untuk Lab Konseling Individu ada 8 ruang lengkap peralatan rekam, berAC, ruang observasi. Lab Konseling Kelompok ade 2, dan untuk Konseling keluarga dan anak-anak juga ade. Perkuliahan was the same in 14 pertemuan. But, ada kuliah, ada mentoring dan ada makmal atau, praktikum. Waaah smoga bisa ke depan mencontohnya. Minimal pemenuhan sarana prasaarana praktikum.
Read more ...

International Conference II 2017

Foto A Said Hasan Basri.International Conference dengan Kedutaan Republik Indonesia di Kuala Lumpur ini, menjadi bagian dari kegiatan Study Comparative ke Malaysia dan Ke Thailand pada 2 sampai 7 Maret 2017 lalu. Sebanyak 63 mahasiswa BKI didampingi Kasekprodi BKI, A. Said Hasan Basri dan Nailul Falah. mengadakan konferensi nasional dengan Atase Ketenagakerjaan KBRI Kuala Lumpur. rencana awal kita ingin bertemu dengan Atase Pendidikan, tetapi karena beliau berhalangan, maka Bapak Mustafa Kamal sebagai Atase Ketenagakerjaan bersedia menerima kita.
Foto A Said Hasan Basri.Embassey Republik Indonesia yg paling rame sedunia ini. serasa gak biasanya Kantor Kedutaan yang lain, di sini ramai sekali kantornya karena harus mengurusi 1 jt 300 warga Indon yg bekerja di sini. Dengan 6000 lebih pelajar indonesia juga. Maka mendapat julukan kedutaan paling sibuk.

Foto KHairun Nisa Sagala.Pada saat yang sama kita bertemu rombongan dari UIN Jakarta dan siswa dari Bandung. Jadilah acara ini heboh oleh aktrasi mereka.Pada saat yang sama kita juga bertemu dengan rombongan mahasiswa UIN Jakarta dan para pelajar dari Bandung. jadilah kita dalam satu aula berdiskusi terkait isu aktual di Malaysia dan masalah pendidikan. hasilnya, pihak KBRI akan memfasilitasi berbagai kemungkinan kerjasama dalam pertukaran pelajar (Sandwich program), Praktikum atau magang, serta beasiswa studi lanjut.
Foto A Said Hasan Basri.
Di akhir acara kita saling bertukar cindera mata sebagai kenang-kenangan kedatangan kita. semoga kegiatan ini akan membawa manfaat besar bagi pengembangan Prodi BKI ke depan. aamiiin.

Read more ...

Tumpengan

Foto Bki Kalijaga.Foto Bki Kalijaga.Hubungan dosen dengan mahasiswa di Prodi BKI, berlangsung akrab dan kita menjadi patner bersama dalam mengkaji ilmu pengetahuan khususnya Bimbingan dan Konseling Islam. sehingga setiap ada kesempatan agenda kegiatan selalu melibatkan keduanya. tidak jarang mahasiswa mengundang dosennya untuk saling bersilaturahmi, begitupun sebaliknya.

Foto Bki Kalijaga.bahkan banyak sekali tradisi-tradisi yang sudah dibangun guna pengembangan BKI ke depan, salah satunya Tasyakuran Tumpengan. Tasyakuran dengan tumpengan adalah menjadi bagian dari tradisi yang juga biasa dilakukan oleh mahasiswa yg berhasil lulus ujian tugas akhir. Tiap angkatan berbeda2 merayakannya, kalo dulu 2011 di Cafe and Rumah Makan, kali ini angkatan 2013 yang 13 orang berhasil menjadi lulusan tercepat wisuda periode ini, juga bersyukuran berslametan....eh yg angkatan 2012 mana ya...
Ok deh selamat semuanya semoga berkah dan cepat kerja dan cepat dilamar..Amiiinn

Read more ...
Designed By